Posted in Senang - Senang

Belajar mentaati birokrasi (ngurus perpanjangan stnk :)

stnk

Kemarin malam waktu saya dan istri lagi asyik-asyiknya menonton tv…layar hape tiba muncul gambar adik ipar saya. Dalam hati kenapa jam segini telp ? Tanpa mikir panjang langsung saya angkat…halo..assalamualaikum…..dst. inti pembicaraan dari telp tersebut adalah perpanjangan stnk tidak bisa diwakilkan dan harus ada bukti fisik kendaraan. Lah..padahal kemarin kemarin bisa. Ada apa ini (mencoba mendramatisasi.. 😀 )setelah browsing2 sekarang samsat mewajibkan ngurus stnk sendiri mungkin hal ini dikarenakan sudah ISO-9001. Oklah kalau begitu berarti birokrasi sudah bagus….sip !! Tapi lokasi registrasi kendaraan saya berada di samsat Mojokerto. Ya Mojokerto dan saya berada di Malang 😦 subuh pun saya berangkat supaya tidak terjebak macet tapi apa boleh buat ternyata jam segitu tetep aja macet, hem…. kapan ya indonesia tidak macet ? Jam 7.40 saya sudah berada di rumah ibu saya. Setelah sarapan saya pun berangkat ke samsat yang berjarak 12 Km (dekat ya….menurut orang desa loh) sekitar jam 9.10an saya telah sampai disamsat. Pas parkir saya lihat banner besar. Kini pengurusan stnk tidak butuh waktu lama hanya 45 menit saja. Ok saya mencoba buktikan, timer dijam saya nyalakan tepat dipukul 09.15. Berikut proses yang saya jalani.

  1. Tahap 1 fotokopi bpkb, stnk, dan ktp rangkap 2,
  2. Tahap 2 membeli map berstempelkan primkompol (kok harus pakai map itu ya ?),
  3. Tahap 3 membeli formulir di gedung belakangnya drive thru,
  4. Tahap 4 cek fisik kendaraan dibelakang gedung utama,
  5. Tahap 5 setelah cek fisik selesai dibawa bukti cek fisik beserta kelengkapannya ke bagian cek fisik ruanganya berada dibelakangnya ruang pembelian formulir (tahap 2) setelah itu,
  6. Tahap 6 membawa semua berkas ke loket bpkb lokasinya berada digedung utama letaknya berada dibelakang sendiri,
  7. Tahap 7 langsung ke loket 1 bagian informasi dan stnk selesai,
  8. Tahap 8 atau tahap terakhir yaitu mengambil plat nomor di ruangan belakangnnya koperasi primkompol.

Namun waktu di timer saya menunjukan 2:12:02 yang artinya dalam pengurusan ini kegiatan yang saya lakukan memakan waktu selama 2 jam 12 menit 2 detik. heeemmm…. 45 ? menit saja ???? ini mungkin waktu yang diperlukan jika tidak ada antrian mungkin padahal waktu saya mengurus STNK itu antriannya agak sepi (7 orang didepan saya). dalam pelaksanaannya yang paling banyak memakan waktu adalah di tahap 6 dan tahap 8 seharusnya samsat bisa memangkas 8 tahap ini menjadi 4 saja saya yakin pengurusan STNK akan lebih cepat dan benar benar 45 menit. Terkadang terbersit di pikiran saya “apakah semua pengurusan/tahapan birokrasi serumit ini ? atau memang dibuat rumit agar yang ngurus itu bosan dan akhirnya melakukan pembayaran dibawah tangan alias pungli ?” semoga kelak negara ini birokrasinya lebih baik lagi.\

Mojokerto, 10 September 2014